Persepsi Siswa Kelas XI terhadap Penggunaan Video Animasi dalam Pembelajaran Matematika di SMA Negeri 2 Sidua’ori

Authors

  • Pius Metalius Telaumbanua Program Studi Pendidikan Matematika, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Nias Author
  • Sadiana Lase Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Nias Author
  • Netti Kariani Mendrofa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Nias Author
  • Ratna Natalia Mendrofa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Nias Author

DOI:

https://doi.org/10.62138/tuhenori.v4i3.220

Keywords:

media pembelajaran, pembelajaran Matematika, persepsi siswa, video animasi

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan persepsi siswa kelas XI terhadap penggunaan video animasi dalam pembelajaran matematika di SMA Negeri 2 Sidua’ori. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Delapan siswa dipilih secara purposif sebagai informan wawancara, sedangkan angket diberikan kepada 21 siswa sebagai data pendukung. Data dikumpulkan melalui wawancara semiterstruktur, observasi, dokumentasi, dan angket. Data wawancara dianalisis melalui kondensasi data, penyajian data, serta penarikan dan verifikasi kesimpulan, sedangkan data angket dianalisis menggunakan persentase deskriptif. Keabsahan data diperiksa melalui triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa memiliki persepsi yang sangat positif terhadap penggunaan video animasi. Hasil angket memperoleh persentase keseluruhan sebesar 88,06%, dengan aspek persepsi terhadap efektivitas pembelajaran sebesar 89,21%, kualitas video pembelajaran sebesar 88,33%, serta pemahaman materi dan motivasi belajar masing-masing sebesar 87,30%. Hasil wawancara menunjukkan bahwa video animasi mampu menarik perhatian, membantu memvisualisasikan konsep matematika yang abstrak, menumbuhkan minat, mendorong semangat belajar, serta mendukung pengulangan materi secara mandiri. Kendala yang ditemukan meliputi kecepatan penyajian, penjelasan yang kurang rinci, ukuran tulisan, keterbatasan interaksi langsung, serta kebutuhan perangkat dan koneksi internet. Oleh karena itu, video animasi dapat digunakan sebagai media pendukung pembelajaran matematika dengan tetap disertai penjelasan, diskusi, latihan, dan pendampingan guru.

References

Alter, P. J., & Haydon, T. (2017). Characteristics of effective classroom rules: A review of the literature. Teacher Education and Special Education, 40(2), 114–127. https://doi.org/10.1177/0888406417700962

Azis, A., & Saleh, M. (2023). Budaya sekolah untuk penguatan karakter disiplin siswa sekolah dasar. CIVICUS: Pendidikan-Penelitian-Pengabdian Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, 11(1), 1–6. DOI: 10.31764/civicus.v11i1.15036.

Azmii, R., & Utami, R. D. (2022). Penguatan disiplin dalam pembelajaran melalui penerapan rules and procedures pada siswa sekolah dasar. Jurnal Basicedu, 6(4), 6320–6328. https://doi.org/10.31004/basicedu.v6i4.3238

Bandura, A. (1977). Social learning theory. Prentice Hall.

Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2023). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (6th ed.). SAGE Publications.

Emmer, E. T., Evertson, C. M., & Anderson, L. M. (1980). Effective classroom management at the beginning of the school year. The Elementary School Journal, 80(5), 219–231. https://doi.org/10.1086/461192

Firmansyah, Y., Susanto, E., & Adha, M. M. (2020). Pengelolaan kelas Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan dalam meningkatkan disiplin belajar. CIVICS: Jurnal Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, 5(1), 72–76. https://doi.org/10.36805/civics.v5i1.1329

Korpershoek, H., de Boer, H., & Mouw, J. M. (2025). An update of the meta-analysis of the effects of classroom management interventions on students’ academic, behavioral, social-emotional, and motivational outcomes. Review of Educational Research. Advance online publication. https://doi.org/10.3102/00346543251361903

Lincoln, Y. S., & Guba, E. G. (1985). Naturalistic inquiry. SAGE Publications.

Marzano, R. J., Marzano, J. S., & Pickering, D. J. (2003). Classroom management that works: Research-based strategies for every teacher. ASCD.

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). SAGE Publications.

Patton, M. Q. (2015). Qualitative research & evaluation methods: Integrating theory and practice (4th ed.). SAGE Publications.

Pusat Kurikulum dan Pembelajaran. (2025). Panduan mata pelajaran Pendidikan Pancasila fase A–F. Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.

Siahaan, N. A., & Tantu, Y. R. P. (2022). Penerapan peraturan dan prosedur kelas dalam membentuk sikap disiplin siswa kelas 1 sekolah dasar. Jurnal Educatio FKIP UNMA, 8(1), 127–133. https://doi.org/10.31949/educatio.v8i1.1682

Sihotang, R., & Cendana, W. (2023). Penerapan metode peraturan dan prosedur untuk meningkatkan kedisiplinan siswa kelas IV SD. Jurnal Elementaria Edukasia, 6(1), 82–89. https://doi.org/10.31949/jee.v6v1.4385

Simonsen, B., Fairbanks, S., Briesch, A., Myers, D., & Sugai, G. (2008). Evidence-based practices in classroom management: Considerations for research to practice. Education and Treatment of Children, 31(3), 351–380. https://doi.org/10.1353/etc.0.0007

Zimmerman, B. J. (2000). Attaining self-regulation: A social cognitive perspective. In M. Boekaerts, P. R. Pintrich, & M. Zeidner (Eds.), Handbook of self-regulation (pp. 13–39). Academic Press. https://doi.org/10.1016/B978-012109890-2/50031-7

Downloads

Published

2026-08-18

How to Cite

Telaumbanua, P. M., Lase, S., Mendrofa, N. K., & Mendrofa, R. N. (2026). Persepsi Siswa Kelas XI terhadap Penggunaan Video Animasi dalam Pembelajaran Matematika di SMA Negeri 2 Sidua’ori. Tuhenori: Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 4(3), 93-102. https://doi.org/10.62138/tuhenori.v4i3.220